Wednesday, January 2, 2013

Tips Menjadi Pilot Professional

Sahabat guru sekalian barang kali memiliki siswa yang bercita-cita menjadi pilot, atau anda pelajar yang bercita-cita menjadi pilot, ini tips menjadi pilot professional. Semoga membantu, kejarlah cita-citamu setinggi langit!

tips menjadi pilot professional

Menjadi Penerbang Professional

Oleh : S Ritonga (sumber : kompasiana) 

Pada umumnya masyarakat kita menilai profesi penerbang adalah sesuatu yang hebat dan eksklusif. Bukan hanya di negara berkembang, bahkan di negara maju pun anggapan demikian selalu ada. Siapa yang tidak mengidamkan pekerjaan berteknologi tinggi, meniti angin bercanda dengan awan? Gadis mana pula yang tidak bangga punya kekasih penerbang yang cerdas dan baik hati? Wah, aidah…., penerbang itu identik dengan laki-laki tampan, sehat jiwa-raga dan bergaji tinggi!

Akan tetapi memang tidak mudah untuk menjadi penerbang, sesuai dengan tingginya tingkat resiko pekerjaan. Kecuali bagi orang kaya yang mampu membeli pesawat sendiri bisa menempuh jalur khusus, sedangkan untuk masyarakat umum yang bercita-cita menjadi penerbang, satu-satunya jalan adalah melalui Sekolah Penerbangan. Dan untuk itu diberlakukan prosedur seleksi yang sangat ketat dan teliti. 

Syarat pertama adalah kesehatan, meliputi kesehatan fisik dan mental, termasuk ukuran tubuh. Standar kelulusannya ditetapkan melalui pemeriksaan medis yang super jelimet. Tak ada yang bisa diajak kongkalikong melewati test itu, kecuali Tuhan. Sesudah lulus pun, seorang penerbang mesti menjalani pemeriksaan rutin periodik setiap enam bulan, untuk membuktikan kesehatannya. Tak berlebihan ungkapan bahwa jika seseorang dinyatakan lulus test kesehatan pertama, maka ia berkesempatan melewati usia 70 tahun, asalkan ia tidak meracuni dirinya dengan rokok atau kebiasaan buruk lainnya. 

Syarat kedua adalah tingkat kecerdasan (IQ) dan intelektualitas. Standar kelulusannya ditetapkan melalui pshyco-test dan ujian tertulis. Mungkin saja ujian teori dapat dipelajari, tetapi IQ adalah pemberian Tuhan. Seseorang yang telah lulus dari seleksi ini maka layak disebut sebagai manusia cerdas!

Syarat berikutnya adalah dukungan finansial. Bagi yang beruntung bisa masuk Sekolah Penerbangan Milik Negara (LPI Curug), biaya pendidikan sepenuhnya menjadi tanggungan negara. Namun jika mengikuti pendidikan di Sekolah Penerbangan Swasta biayanya relatif mahal, berkisar antara Rp. 400 juta hingga Rp. 600 juta sampai lulus, dengan lama pendidikan kurang-lebih 15 bulan. (klik di sini). Untuk menyiasati besarnya biaya itu, beberapa lembaga pendidikan swasta menjalin kerjasama dengan pihak perbankan dalam bentuk pinjaman, yang akan dibayar melalui pemotongan gaji setelah bekerja nantinya.

Saat ini Indonesia masih kekurangan penerbang, terbukti beberapa maskapai masih menggunakan pilot asing. Namun demikian untuk memasukinya diperlukan persiapan yang matang. Tulisan ini terutama ditujukan kepada para orangtua agar mempersiapkan putera/puterinya sedini mungkin. Kesehatannya dan pendidikannya. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi tukang begadang, tukang merokok, dan malas bersekolah. Jika di rapornya terdapat banyak angka merah, ia akan menemui kesulitan nantinya.

Dan jangan lupa menabung untuk Si Ujang!

Bayaran penerbang komersial saat ini rata-rata adalah Rp. 15 juta/bulan untuk penerbang pemula, dan Rp. 50 juta ke atas untuk penerbang senior.
Itu gaji yang menarik!
*****
Catatan: Penulis adalah mantan penerbang.
tips menjadi pilot professional

0 comments: